Pola pikir

Tersenyum itu Menular

Ketika Louis Armstrong bernyanyi, β€œKetika Anda tersenyum, seluruh dunia tersenyum bersamamu,” ia mungkin tidak menyangka bahwa para ilmuwan suatu hari akan mendukung klaimnya. Nah, menurut beberapa studi baru, Armstrong benar tentang uang - dan ini memiliki implikasi besar bagi orang-orang yang ingin berteman sebagai orang dewasa.

Penelitian yang disebutkan di bawah ini menunjukkan bahwa tersenyum adalah salah satu cara paling ampuh untuk memperbaiki suasana hati Anda sendiri, sambil membuat orang-orang di sekitar Anda bahagia.

Tersenyum itu Menular

Pernahkah Anda memperhatikan bahwa tersenyum itu menular? Ketika Anda tersenyum, sulit bagi orang lain untuk tidak tersenyum kembali. Nah, sekarang, pengamatan ini didukung oleh sains.

Sebuah penelitian di Swedia menemukan bahwa orang-orang merasa sangat sulit mengerutkan dahinya ketika mereka sedang melihat foto orang lain yang tersenyum. Faktanya, mengembalikan senyuman sangat alami sehingga melakukan hal lain membutuhkan usaha sadar.

Jadi, ketika Anda memasuki ruangan, salah satu hal terbaik yang dapat Anda lakukan adalah memasang senyum tulus di wajah Anda. Dengan demikian, Anda akan menciptakan reaksi berantai positif yang akan membawa Anda sepanjang hari.

Tersenyum Perubahan Bagaimana Anda Melihat Orang Lain

Menurut laporan lain, yang diterbitkan dalam Social Cognitive and Affective Neuroscience, tersenyum mengubah cara kita menafsirkan emosi orang lain. Dengan mengukur aktivitas kelistrikan di otak para relawan, tim memutuskan bahwa tersenyum membantu kita melihat orang-orang di sekitar kita lebih positif.

Secara khusus, mereka menemukan bahwa ketika orang tidak tersenyum, mereka menafsirkan "netral" wajah sebagai "netral." Namun, ketika orang tersenyum, mereka cenderung menafsirkan "netral" wajah seolah-olah mereka "bahagia."

Jadi, ketika Anda tersenyum, dunia menjadi tempat yang lebih bahagia. Apakah Anda pikir melihat orang-orang di sekitar Anda lebih positif akan membuat Anda lebih mungkin untuk berbicara dengan mereka? Saya lakukan!

Tersenyum Membantu Anda Menjadi Lebih Positif

Bukan rahasia bahwa kita suka berada di dekat orang-orang yang positif. Ketika kami melihat seseorang dengan senyum tulus di wajah mereka, kami merasa santai. Kami juga secara insting melihat orang yang tersenyum sebagai orang yang percaya diri, yang merupakan sifat yang sangat menarik.

Tahukah Anda bahwa, ketika Anda tersenyum, otak Anda melepaskan bahan kimia yang terasa baik yang dapat membantu untuk mengangkat suasana hati Anda? Dengan semakin banyak serotonin yang mengalir melalui otak Anda, Anda akan merasa lebih baik tentang diri Anda dan akan lebih mungkin menjangkau orang lain.

Tersenyum di sekitar orang lain sangat kuat. Semakin banyak kita tersenyum, semakin kita ingin berbicara dengan orang lain. Semakin banyak kita berbicara dengan orang lain, semakin percaya diri yang kita rasakan. Semakin percaya diri yang kita rasakan, semakin alami senyum kita.

Jadi, mengapa tidak mencobanya. Tersenyumlah pada orang yang Anda lewatkan di jalan. Tersenyumlah pada diri sendiri di cermin. Saksikan beberapa menit komedi stand-up setiap pagi. Lakukan apa pun untuk tersenyum lebih banyak. Tubuh dan otak Anda akan berterima kasih!

Apakah kamu merasa lebih baik ketika kamu tersenyum? Apa yang membuatmu tersenyum? Pernahkah Anda memperhatikan bahwa ketika Anda tersenyum, seluruh dunia tersenyum bersamamu? Silakan bergabung dengan percakapan dan "suka" dan bagikan artikel ini untuk membuat diskusi terus berlangsung.

Bekijk de video: DYSLEXIE IS BESMETTELIJK.