Gaya hidup

Cara Membuat Teman sebagai Dewasa dalam 4 Langkah Sederhana

Seperti yang diketahui oleh banyak orang di usia 60-an, berteman sebagai orang dewasa itu sulit. Tanpa ikatan sosial yang menghubungkan kita dengan orang lain sebagai orang tua, banyak dari kita merasa terisolasi atau, bahkan sedikit kesepian.

Kebenarannya adalah bahwa adalah mungkin untuk memiliki kehidupan sosial yang aktif pada usia berapa pun - tetapi, pertama, kita harus menerima kenyataan bahwa berteman setelah 60 adalah proses aktif. Kami tidak bisa lagi menunggu orang lain datang kepada kami. Kita perlu mengambil tindakan.

Berikut adalah 4 langkah yang bisa Anda ikuti untuk mendapatkan teman sebagai orang dewasa.

Langkah 1: Mulai dengan Mengenal Diri Sendiri

Ketika Anda bertanya kepada orang-orang bagaimana cara berteman sebagai orang dewasa, mereka biasanya memberi Anda saran seperti, ‚Äu hanya keluar dari sana,‚ Äù ‚Äújoin kelas tari,‚ Äù atau, ‚Äkecepatan kencan singkat. ‚Äù Di permukaan, ini adalah saran bagus. Setelah semua, membuat teman memang mengharuskan kita untuk keluar ke dunia dan mengambil beberapa risiko emosional.

Namun, sebagian besar waktu kita tidak kekurangan ide tentang tempat bertemu orang. Kami kehilangan motivasi, kepercayaan diri, dan harga diri untuk memulai. Untuk alasan ini, kebanyakan orang menemukan bahwa berhubungan kembali dengan diri mereka sendiri adalah prasyarat untuk berhubungan kembali dengan orang lain.

Pikirkan kembali selama 5 dekade terakhir. Apakah Anda menghabiskan sebagian besar hidup Anda untuk menjaga orang lain? Apakah Anda meninggalkan gairah Anda sendiri di belakang-burner? Sudahkah Anda membiarkan penampilan fisik Anda berjalan ketika Anda berfokus untuk membesarkan keluarga Anda? Apakah Anda merasa sedikit terganggu oleh kekecewaan yang Anda hadapi selama bertahun-tahun? Apakah Anda memiliki penyesalan yang menahan Anda?

Berurusan dengan masalah ini tidak akan terjadi dalam semalam. Bersikap lembutlah dengan dirimu sendiri. Jika Anda tidak merasa seperti "keluar dari sana" segera, jangan memaksakan diri. Sebaliknya, kenali masalah yang dapat Anda kendalikan dalam hidup Anda dan fokuslah pada hal-hal itu.

Langkah 2: Kembangkan Sumber Daya Fisik dan Emosi Anda

Jika Anda merasa lelah, tidak sehat, atau sedih, sebagian besar waktu, berteman akan menjadi sangat sulit. Untungnya, ada banyak hal sederhana yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan sumber daya fisik dan emosional Anda.

Kebanyakan orang tidak menyadari betapa tidak terhubungnya mereka dengan tubuh mereka hingga terlambat. Kebugaran setelah jam 60 bukan untuk mencari cara tertentu bagi orang lain. Ini adalah tentang memiliki energi dan kepercayaan diri untuk menjelajahi dunia dan membuat teman sesuai keinginan Anda.

Mulai kecil. Gunakan teknik 1 menit untuk meningkatkan komitmen Anda secara bertahap untuk berolahraga. Keluarlah ke alam. Atur timer untuk mengingatkan diri Anda untuk bangun setiap jam untuk melakukan peregangan. Cobalah yoga yang lembut.

Kemudian, seiring kepercayaan diri dan stamina Anda meningkat, tingkatkan komitmen Anda. Bergabunglah dengan pusat kebugaran setempat atau lihat apakah pusat komunitas Anda memiliki peralatan kebugaran yang dapat Anda gunakan. Temukan olahraga yang Anda sukai. Apapun yang Anda lakukan, lakukan sesuatu.

Ketika Anda membangun tubuh Anda, jangan lupa untuk menyehatkan pikiran Anda. Tuliskan satu hal setiap hari yang Anda syukuri. Habiskan beberapa menit setiap hari dalam meditasi atau doa. Belajar untuk menjadi sahabat terbaik Anda sendiri.

Langkah 3: Mengejar Gairah Anda, Bukan Orang

Ketika orang-orang menyuruhmu untuk ‚Äkeluar sana dan mencari teman,‚ Äù mereka menyuruhmu mengejar orang. Ada beberapa masalah dengan pendekatan ini. Pertama, menempatkan orang lain pada tumpuan. Mereka adalah hadiah yang harus dimenangkan. Kedua, mengejar orang lain sama sekali tidak berhasil. Pada titik ini dalam hidup kita, kita tahu bahwa cara terbaik untuk mendorong seseorang pergi adalah mengikuti mereka.


Alternatifnya adalah mendekati membangun hubungan dari posisi kekuatan. Alih-alih mengejar orang, kita perlu mengejar nafsu kita. Ini adalah satu-satunya cara untuk bertemu orang dengan pijakan yang sama.


Apa yang selalu membuat Anda bergairah? Adakah kegiatan, olahraga, hobi, atau keterampilan yang Anda korbankan untuk memberi keluarga Anda lebih banyak perhatian? Apa yang membuatmu kagum? Apa yang kamu ingin tahu? Apa yang membuat Anda bersemangat? Ini adalah pertanyaan yang perlu Anda jawab untuk berteman setelah 60 tahun.

Langkah 4: Jadilah Proaktif dan Undang Orang ke dalam Hidup Anda

Pada saat Anda mencapai langkah ini, Anda akan berada dalam kondisi sangat baik. Anda akan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang siapa Anda dan jenis orang yang ingin Anda tarik. Mungkin yang paling penting, Anda akan membuat komitmen untuk mengeksplorasi minat Anda dan mendapatkan yang terbaik dari kehidupan setelah usia 60 tahun. Sekarang saatnya untuk mengundang orang-orang ke dalam hidup Anda.

Ketika Anda menjelajahi dunia, Anda akan bertemu ratusan orang yang berbagi minat Anda. Jangan puas dengan kenalan. Carilah peluang untuk membawa orang lebih dalam ke dalam hidup Anda. Atur malam film. Undang kelompok kecil ke rumah Anda untuk menikmati koktail. Ajukan perjalanan hiking. Spesifikasinya tidak penting. Jangan menunggu orang lain melakukan langkah pertama. Mereka biasanya tidak mau.

Berteman sebagai orang dewasa adalah mungkin, tetapi, itu membutuhkan pendekatan baru. Alih-alih mengandalkan keadaan sosial kita untuk membawa orang ke dalam hidup kita, kita perlu mengambil inisiatif. Kita perlu belajar memahami diri kita sendiri. Kita harus membangun kepercayaan diri kita. Kita perlu mengejar nafsu kita, bukan manusia. Kemudian, ketika saatnya tiba, kita perlu menjangkau dan mengundang orang-orang ke dalam hidup kita.

Apa yang Anda pikir adalah rahasia untuk berteman sebagai orang dewasa? Apakah Anda setuju bahwa langkah pertama untuk meningkatkan hubungan kita dengan orang lain adalah belajar memahami diri kita sendiri? Mengapa atau mengapa tidak? Silakan bergabung dengan percakapan.

Schau das Video: Warum bist du immer noch Single? Die endgültige Erklärung